SEPORSI KEMENANGAN MERAYAKAN SANG KEKASIH
Semarang – Maulid Nabi serasa membawa udara segar bagi mereka, anak anak mungil yang biasanya belajar duduk dikelas, mendengarkan guru dengan seksama, kini mereka bersama sama berkumpul dalam satu majlis menyerukan nama yang paling agung.
Acara kali ini membawa hikmah tersendiri bagi murid murid kecil kita untuk lebih bersyukur dalam melaksanakan Maulid Nabi dengan kondisi sehat wal afiyat, dalam kesempatan ini pelaksanaan Maulid Nabi berlangsung mulai tanggal 18 Agustus 2026 – 24 Agustus 2026 secara beruntun yang terpusat di masjid SD Islam Al Huda.
Rangkaian kegiatan ini dipandu secara langsung oleh ustadz Dede Riyanto, S.Pd, lantunan sholawat Nabi mulai dari al barjanji, simtuduror hingga burdah turut mewarnai gema sholawat yang diiringi oleh tim hadroh al Huda “Hubbun Nabi”, selain para ustadz yang memimpin, anak anak juga turut berkontribusi dalam pelaksanaan sholawat, mulai dari alamate anak sholeh, keluarga nabi hingga addinu lana mereka gemakan bersama seluruh siswa SD Islam Al Huda.
Prosesi Maulid Nabi kali ini berjalan dengan khidmat mulai dari pukul 07.00 – 08.30, sesuai dengan kebiasaan keagamaan, seluruh kegiatan sekolah diawali dengan tadarus juz 30 yang secara serentak dibaca oleh siswa siswi SD Islam Al Huda.
Serangkaian kegiatan sholawatan berjalan selama 5 hari dan ditutup dengan gebyar sholawat dan dongeng islami bertemakan “Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW Penuh dengan Hikmah” yang di komandani oleh kak Blangkon,
Acara pada pagi hari ini dibuka dengan gema sholawat yang menggelegar oleh tim rebana SD Islam Al Huda, dalam sesi selanjutnya Pak Indra Nur Kholis, M.Pd selaku kepala sekolah memberikan berbagai petuah tentang pentingnya bersholawat dengan adab yang bagus, hingga keutamaan Nabi Muhammad SAW yang memiliki kepribadian yang wajib dicontoh oleh siswa siswi SD Islam Al Huda.
Acara selanjutnya, anak anak kedatangan pencerita kondang dari Semarang, gaya apik dan nyentriknya mampu menyihir semua peserta didik yang awalnya hening dan kurang bersemangat menjadi lebih tertata dan menyimak dengan baik, lalu di tutup dengan do’a oleh beliau ustadz Dede Riyanto, S.Pd
Semoga apa yang menjadi lelah anak anak kita menjadikan mereka benar benar bisa meniru dan meneladani akhlak dan tingkah laku Nabi Muhammad SAW

0 comments